Selasa, 15 Juni 2010

Bisik Hati Seorang Cacat

Ufuk timur telah indah oleh garis kuning keemasan
Musisi alam malam tlah digantikan oleh mereka yang bertugas pagi
Bersahutan merdu
Gemerisik daun yang dibelai angin menembus kesunyian pagi ini

Perlahan kulangkahkan kakiku membuka jendela kamarku
Ku lihat taman bunga yang terhampar di depanku
Indah sekali, Tuhan
Meskipun aku tak seindah alamMu
Meskiipun aku tak sesempurna kemuliaanMu
Aku berusaha menjadi lebih baik, Tuhan
Diatas kakiku yang dibantu penopang tubuh
Diatas kakiku yang tak mampu berlari
Dengan mataku yang tak sempurna
Aku mencoba, Tuhan
Selalu menatap pasti ke depan
Dibantu jemariku yang tak lengkap
Aku akan mengukir, melukis, dan menulis impianku
Dengan tubuhku yang lemah
Aku akan mengejarnya dengan caraku yang istimewa, Tuhan
Tuhan, aku tahu
Ciptaanmu adalah sempurna
Meskipun aku terlihat tak seperti itu
Namun kupercaya
Aku akan sempura dengan cara yang lain
Di sisi yang lain
Aku bersyukur, Tuhan
Di tengah keterbatasanku
Aku masih kau beri kemampuan lebih yang tak mampu mereka lakukan

Aku bertasbih padaMu


Puisi ini spesial buat mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Love you. . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar